Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Penyerahan Bantuan PSBI, Trisno: 'Perlu Pendekatan Baru Adaptasi dan Akselerasi Perekonomian'

Kepala KPwBI Provinsi Bali Trisno Nugroho dan Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya bersama para perwakilan penerima bantuan sembako

Denpasar, PorosBali.com- Pandemi covid-19 mengubah tatanan kehidupan masyarakat dunia. Diperlukan pendekatan baru untuk beradaptasi dan mengakselerasi perekonomian. 

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho saat penyerahan seribu paket sembako Program Sosial Bank Indonesia atau PSBI di Jero Anyar Taman Prenem Desa Peguyangan Kaja Denpasar, Minggu (4/7/2021). 

Lebih lanjut Trisno mengatakan dalam tatanan kehidupan yang baru, kita harus berdampingan hidup dengan covid-19 atau berdamai dengan covid-19. Meskipun kurvanya sudah agak melandai atau nanti menjadi kurang, tapi virus ini tidak akan hilang. Yang penting masyarakat produktif dan aman. Untuk itu Trisno mengajak masyarakat tidak menyerah tapi menyesuaikan diri dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. 

Menurutnya, Tahapan masyarakat produktif dan aman dari covid-19 dapat dimulai setelah melihat fakta-fakta lapangan dan angka-angka dari kurva positif, sembuh, dan wafat.

Implementasi vaksinasi dan sinergi kebijakan nasional & daerah menurut Trisno, mendorong momentum perbaikan ekonomi Bali di tahun 2021.

"Optimisme konsumen dan pelaku usaha seiring dengan pelaksanaan program vaksinasi yang berjalan on track mendorong keberlanjutan perbaikan ekonomi di Provinsi Bali," ucapnya. 

Namun demikian, perbaikan tertahan oleh masih tingginya angka Covid-19 yang menyebabkan pemerintah memberlakukan PPKM darurat di Jawa Bali.

Sementara dampak yang ditimbulkan oleh covid-19 cukup kuat terhadap kehidupan masyarakat di Provinsi Bali. 

Selain itu lanjut Trisno,  juga terjadi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal.

Menyikapi  fenomena tersebut, Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupaya berperan aktif dalam penanggulangan pandemi covid-19. 

"Pada kesempatan ini, kita akan bersama-sama menyaksikan penyerahan 1.000 paket sembako penanggulangan covid-19 kepada DPN Peradah. Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada warga yang terdampak covid-19. Kami merasa bantuan sembako harus terus diberikan kepada masyarakat untuk meringankan beban ekonomi mereka," ujar Trisno Nugroho. 

Trisno juga mengatakan kerja sama yang baik selama ini dengan Agung Rai Wirajaya dalam menyalurkan bantuan sembako merupakan sinergitas mitra kerja Komisi XI DPR RI dengan Bank Indonesia. Ditengah pandemi covid-19, pihaknya berupa untuk selalu membantu masyarakat. 

"Kami berharap dengan bantuan sembako ini masyarakat termotivasi agar tetap semangat dan optimis menghadapi pandemi covid-19. Belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 1,5 tahun," jelasnya. 

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, apalagi pemerintah sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang. Sementara vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah termasuk memberi vaksin kepada anak-anak usia12 hingga 17 tahun merupakan keseriusan pemerintah untuk menekan penyebaran covid-19. 

"Kita tahu sejak tanggal 3 Juli kemarin juga sudah dilakukan vaksin untuk anak-anak. Mari kita bangkit agar pandemi covid segera berakhir," terangnya. 

Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya mengatakan memasuki HUT Ke-68, Bank Indonesia khususnya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dibawah kendali Trisno Nugroho, sudah banyak dilakukan untuk membangun Bali. Terutama saat pandemi, Bank Indonesia terus menyalurkan bantuan sembako.  

"Program Sosial Bank Indonesia berupa sembako saat dirasakan manfaatnya  oleh masyarakat saat ini. Dimana mereka sangat kesulitan dan beban terdampak pandemi covid," terang Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali ini. 

Lanjut Rai Wirajaya, hingga kini permintaan bantuan sembako sangat tinggi. Masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan dari berbagai daerah di seluruh Bali. Sebagai wakil rakyat, ia mengatakan akan terus memperjuangkan agar masyarakat mendapat bantuan sembako. 

"Sekali lagi kami sampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang tiada henti membantu masyarakat. Semua permohonan bantuan sembako selalu dipenuhi oleh Bank Indonesia," ungkap ARW, sapaan Rai Wirajaya. 

Di usia 68 tahun, menurut Rai Wirajaya, Bank Indonesia sudah banyak berbuat. Tidak hanya sebatas memberi bantuan sembako dimasa pandemi covid tetapi juga dalam fungsinya menjaga inflasi baik secara nasional maupun di daerah dalam bentuk TPID atau Tim Pengendali Inflasi Daerah.  

Sampai saat ini apalagi pandemi covid-19 Bank Indonesia telah berupaya keras untuk kebangkitan perekonomian Bali. Salah satunya melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). 

Sementara Ketua Umum DPN Peradah Indonesia Gede Aryawan dalam sambutan yang dibacakan I Gede Komang Angga Dianaputra menyampaikan terima kasih atas bantuan sembako oleh Bank Indonesia. Di tengah kondisi saat ini, pihaknya berharap Bank Indonesia memberikan langkah kebijakan strategis dalam menjaga perekonomian Bali dan Indonesia. 

"Selamat Hari Ulang Tahun Ke enam puluh delapan Bank Indonesia. Semoga semakin maju dan dapat menjaga kestabilan perekonomian. Ditengah pandemi covid sekarang ini, kehadiran Bank Indonesia sangat diharapkan," ujar Angga. 

Sehari sebelumnya, Sabtu (3/7/2021) di tempat yang sama  juga diserahkan 1.000 paket sembako kepada 10 kelompok masyarakat. Bantuan sembako merupakan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang diserahkan I Gusti Agung Rai Wirajaya bersama perkumpulan Jaringan Relawan Tatanan Era Baru (JIWATERA). (Pbm6)

 

 

 

 


TAGS :

Komentar