Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Pj Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan

Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menghadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan jelang HBKN, Senin (4/3/2024). (foto/hms)

Jakarta, PorosBali.com- Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3). Rakornas yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian tersebut membahas upaya bersama dalam pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Idul Fitri 1446 H tahun 2024.

Seperti ditekankan Mendagri bahwa Gubernur sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sehingga harus bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Juga pada bupati dan wali kota se-Indonesia agar juga melakukan pengendalian pangan dengan berkoordinasi dengan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing,” tukasnya.

Baca Juga: Sekda Dewa Indra Puji Gebrakan Tanam Cabai di Hutan Kota Banyuasri Buleleng

Kepala Badan Pangan Nasional (Bappanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, rakornas digelar sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Bappanas terus menjaga pangan sehingga bisa tetap stabil secara pasokan dan harga terjangkau di masyarakat terutama menjelang HBKN Idul Fitri. “Juga sebagai upaya membentuk sinergi secara menyeluruh antara kementerian dan lembaga bidang pangan, kepala daerah se-Indonesia, hingga pelaku usaha untuk menyeimbangkan harga pangan dengan baik, yang tidak memberatkan petani, pengusaha, hingga masyarakat,” paparnya.

Rakornas yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menghadirkan berbagai stakeholder, termasuk Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Mabes Polri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, kepala daerah se-Indonesia serta para pengusaha dan asosiasi di bidang pangan serta pihak terkait lainnya. (pbm1)


TAGS :

Komentar