Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Rakernis I SMSI Bali, Program Realistis Tingkatkan Kualitas dan Perkuat Sinergitas 

(ki-ka), Wayan Gede Sumida, Nyoman Ady Irawan, Nyoman Sunaya, Christovao dan Apollo Naris Daton Agustinus. (foto/pbm)

Denpasar, PorosBali.com- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) I Tahun 2024 di Zodiac Coffee & Eatery, Renon Denpasar, bertajuk “Peran Media dalam Pemilu antara Kecepatan dan Ketepatan” pada Sabtu 27 Januari 2024.

Rakernis dibuka oleh Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja yang berharap menghasilkan program kerja yang memberikan manfaat bagi anggota, serta menjaga marwah organisasi. Selanjutnya akan dirancang pedoman teknis SMSI terkait kerja sama dengan stakeholder.

“Pedoman teknisi ini akan dibuat Dewan Perumus. Saya juga berharap anggota SMSI dapat menjaga keguyuban kita," ujar Edo, panggilan akrabnya.

Dalam Rakernis ini program kerja disampaikan oleh wakil ketua masing-masing bidang yaitu Christovao (Bidang Advokasi), Nyoman Sunaya (Bidang Kesra), Nyoman Ady Irawan (Bidang Pengembangan Usaha), Wayan Gede Sumida (Bidang Litbang dan SDM) dan Apollo Naris Daton Agustinus (Bidang Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan/ OKK).

Wakil Ketua Bidang Advokasi SMSI Bali, Christovao, menyampaikan program kerja selama 2023-2028 meliputi penyusunan mekanisme advokasi, menjalin kerja sama dengan advokat/konsultan hukum. "Saat ini, Bidang Advokasi sudah mulai melakukan pendampingan hukum kepada anggota," ujar Chris.

Baca Juga: Pelaku SPA Minta Keadilan, Harap MK Kabulkan Permohonan Batalkan Pajak 40 Persen

Sementara Wakil Ketua Bidang Kesra, Nyoman Sunaya menyebutkan ada dua program, yakni program eksternal dan internal. Internal, SMSI akan mengagendakan dan memprogramkan yang terkait dengan cuan/pemasukan, akan mencoba kerja sama yang terkait dengan income masing-masing anggota, maupun antarlembaga.

“Tidak hanya berpikir SMSI semata, tapi perlu asas kemanfaatan bagi masyarakat dengan kegiatan bakti sosial, santunan atau donasi dan bekerja sama dengan antarlembaga.  Program inisiatif dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah, badan usaha milik negara, dan lembaga lain, yang dalam setahun diprogramkan dua program baik internal dan eksternal,” ujar Sunaya.

Sedangkan Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Ady Irawan mengatakan akan menyusun rancangan paket-paket usaha sesuai usaha kita iklan dan sebagainya, menyusun paket income-nya, prospek kerja sama dengan klien, meningkatkan nilai jual terhadap klien bekerja sama dengan bidang lain melakukan kegiatan pelatihan, dan secara tentatif menangkap peluang yang muncul.

Sementara Wakil Ketua Bidang Litbang dan SDM, Wayan Gede Sumida, telah merancang program dalam lima tahun ke depan akan membenahi SDM di bidang web, IT dan bidang organisasi sehingga benar-benar kredibel di depan klien.

Untuk itu, SMSI Bali akan menggelar pelatihan terkait web dan sinergi dengan medsos seperti ig dan tiktok dengan mendatangkan ahli di bidangnya. Pelatihan digelar tiap 3 bulan sekali.

Sedangkan Wakil Ketua Bidang OKK, Apollo Naris Daton menjabarkan program kerjanya, antara lain menyelenggarakan pelatihan jurnalistik paling lambat April 2024 agar wartawan anggota SMSI Bali mendapat pembekalan sehingga memahami kode etik.

Selain itu dia juga akan menggelar diskusi bulanan dengan mitra kerja, mengundang mitra kerja untuk memperluas akses, menggelar pelatihan menulis, menyunting berita, dan membuat foto. Program ini diselenggarakan antara Maret, Agustus 2024.

“Kami juga akan bekerja sama dengan Bidang Advokasi dan Pendidikan Pelatihan terkait UU Pers, pelatihan menulis berita ramah anak, dan menyelenggarakan uji kompetensi wartawan (pada Agustus 2024) agar ke depan SMSI bisa gelar UKW dan menghadirkan penguji-penguji,” pungkasnya

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan mandat dari Ketua SMSI Provinsi Bali kepada Ketua SMSI Kabupaten Jembrana, Buleleng, Badung, Karangasem dan Kota Denpasar. Dalam waktu 3 bulan para Ketua SMSI Kabupaten/ kota diharapkan sudah membentuk kepengurusan

"Mandat ini berlaku selama tiga bulan, jadi dalam waktu tiga bulan ke depan pengurus SMSI Kabupaten dan Kota se-Bali yang sudah terbentuk, harus sudah dilantik,” ujar Edo saat menyerahkan mandat. (Pbm7)


TAGS :

Komentar