Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Ketua DPRD Badung Putu Parwata Kunjungi Padmasana Bali Devbhoomi di India

Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan I Nyoman Gede Wiradana anggota DPRD Badung, mengunjungi Padmasana Bali Devbhoomi, di India.

New Delhi, PorosBali.com-  Didampingi Ida Rsi Putra Manuaba, Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata, M.K, M.M, dan anggota DPRD Badung,  I  Nyoman Gede Wiradana, Kabag keuangan DPRD Badung Putu Ngurah Thomas Yuniartha dan pejabat fungsional di Setwan DPRD Badung mengunjungi Padmasana Bali Devbhoomi, di India.

Pura yang didirikan oleh Ida Rsi Putra Manuaba (Agus Indra Udayana peraih Padma Shri Agus Indra Udayana). “Ketika itu Ida Bhatara Lepas Ida Pedanda Gede Made Gunung dan Ida Bhatara Lepas Ida Pedanda Gede Sebali Tianyar Arimbawa mengajak saya rapat bagaimana kelanjutan untuk membangun padmasana, batunya sudah dikirim di tepi Sungai Gangga di Rshikesh bisa distanakan. Waktu itu dikirim oleh Gubernur Bali Dewa Made Barata,” katanya.

Lama tersimpan batu itu di Gudang Paramarth Niketan Ashram, sampai akhirnya ketika Made Mangku Pastika Gubernur Bali, dia sampaikan idenya semoga dapat di-support pembangunannya. “Akhirnya setelah beliau menjadi Presiden WHP saya beranikan bersama Shantisena Agp dipimpin I Wayan Sari Dhika bersama tukang yang di-support beliau dan ananda Shantisena Adi Saputra, Komang Edi Susanta, Gede Hadi Suwardana, Reny Rahmawati, Risma Herawati dan Putu Widianingsih, Gita Ardiyanti dan peranan moral orang tua Guru Ketut Oka,” katanya.

Dukungan Putu Parwata biaya perjalanan Shantisena yang juga mendampinginya membicarakan dan memilih tempatnya bersama pemimpin Paramarth Niketan Ashram Swami Chidananda Saraswati bisa distanakan di tengah Taman Paramarth Niketan Ashram di pinggir Sungai Gangga bisa saya selesaikan pembangunannya bulan April 2019. “Kami plaspas bersama Guru Ketut Donder dan Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba,” tegasnya.

Sampai sekarang ribuan umat Hindu Indonesia dan dunia melakukan pemujaan setelah melukat di Sungai Gangga di Padmasana Bali Devbhoomi ini.

Baca juga: Sinergi dengan Polresta Denpasar, Desa Pemecutan Kelod Sosialisasikan Kamtibmas dan Polisi Banjar

“Saya belajar dari Guru Dharma dan ketulusan banyak pihak, semua yang mengajari saya menepi menata hati kebeningan nurani dari memohon izin tanah sebagai tempat distanakannya Padmasana, menata dari bongkahan batu yang tercecer dan harus ditata ulang sampai akhirnya memilih menyiapkan seberapa yang cocok dari yang tersisa. Sampai sekarang berdiri utuh menjadi padmasana yang sekaligus Jembatan Budaya Indonesia India Sanggam,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyiapkan Badung sebagai tempat spesial bagi semua segmen tourism untuk sahabat India di Bali. Dalam kunjungan ini, Putu Parwata juga bersama I Wayan Sari Dika MIKom Direktur Gandhi Vichar Studies, menawarkan lebih banyak lagi masyarakat India mengenal dan menjadikan Bali – Indonesia juga sebagai pusat kegiatan budaya dunia.

Astungkara kami bisa juga bangun di Haridwar sehingga bisa kita pas Kumbhamela yang ke India ada tempat kita berbagi kerja sama untuk spiritual. Kami rencana tiap tahun mengirimkan ratusan anak muda studi banding ke India dan menawarkan Volunteer Program di Bali,” ujar Ida Rsi Putra Manuaba dari Rshikesh dalam kunjungannya 23-25 Agustus 2023. (pbm2)

 


TAGS :

Komentar